Minggu, 04 Oktober 2015

FENOMENA ROMBONGAN DALAM HARI RAYA IDUL FITRI DI DESA WONOSARI KABUPATEN BENGKALIS PROVINSI RIAU



Berbicara tentang hari Raya Idul Fitri, di kenal dengan Rombongan salah satunya di Desa Wonosari Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Rombongan merupakan salah satu kegiatan yang di lakukan masyarakat di mana kegiatan ini adalah kegiatan Silahturahmi antar tetangga, antar RT atau bahkan antar RW. Di Desa Wonosari, Rombongan ini sudah di lakukan sejak tahun 1970-an. Rombongan ini di lakukan bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar warga.

            Rombongan biasa di lakukan mulai dari Hari Lebaran pertama sampai hari Lebaran ketiga. Pada lebaran pertama di lakukan sekitar 1 atau 2 jam setelah pulang dari Sholat Hari Raya Idul Fitri mereka berkumpul di salah satu Masjid yang ada di Wonosari Tengah. Ada yang unik dari Rombongan khususnya yang di lakukan oleh Masyarakat Desa Wonosari Tengah.  Kalau pada tahun 1970-an di setiap rumah warga akan di hidupkan petasan yang tujuannya sebagai tanda bahwa para rombongan sedang sampai pada rumah warga itu dan sambil memeriahkan Hari Raya Idul Fitri, petasan yang di gunakan bukanlah petasan biasa namun petasan yang panjang atau biasa di sebut dengan Petasan Renceng, namun sekarang tidak menggunakan petasan lagi karena selain Petasan Renceng sudah sangat jarang di jumpai di daerah Bengkalis, Petasan Renceng itu juga berbahaya.

            Rombongan laki-laki dan perempuan itu di laksanakan pada hari yang sama, namun waktunya saja yang berbeda. Rombongan laki-laki akan terlebih dahulu masuk ke rumah warga, dan setelah Rombongan laki-laki keluar dari rumah itu barulah Rombongan perempuan akan masuk ke rumah itu.

            Rombongan di lakukan dari rumah satu ke rumah lainnya secara berurutan dan teratur dan sebelum rombongan di mulai biasanya sudah di beritahu dahulu lokasi-lokasi atau perbatasan-perbatasan rumah tanda di mulai atau berakhirannya rombongan. Di Wonosari Tengah di kenal dengan Wonosari Tengah bagian darat, bagian tengah dan bagian laut.

            Jika misalnya pada Hari itu Rombongan itu di mulai pada Wonosari Tengah bagian darat, maka orang yang ada di Wonosari Tengah di bagian laut dan di bagian tengah akan datang atau Rombongan ke Wonosari Tengah bagi darat, dan orang yang tinggal di Wonosari Tengah bagian darat akan tidak ikut Rombongan pada hari itu karena mereka harus mempersiapkan berbagai macam masakan atau hidangan untuk jamuan Rombongan yang akan datang. Jika orang di Wonosari Tengah bagian darat rumahnya akan di masuki Rombongan pada pagi hari atau sebelum waktu istirahat siang hari, maka orang Wonosari Tengah bagian darat itu boleh mengikuti Rombongan lagi setelah selesai istirahat siang hari.

Jika misalnya pada Hari itu Rombongan itu di mulai pada Wonosari Tengah bagian laut, maka orang yang ada di Wonosari Tengah di bagian darat dan di bagian tengah akan datang atau Rombongan ke Wonosari Tengah bagian laut, dan orang yang tinggal di Wonosari Tengah bagian laut akan tidak ikut Rombongan pada hari itu karena mereka harus mempersiapkan berbagai macam masakan atau hidangan untuk jamuan Rombongan yang akan datang. Jika orang di Wonosari Tengah bagian laut rumahnya akan di masuki Rombongan pada pagi hari atau sebelum waktu istirahat siang hari, maka orang Wonosari Tengah bagian laut itu boleh mengikuti Rombongan lagi setelah selesai istirahat siang hari.

            Jika misalnya pada Hari itu Rombongan itu di mulai pada Wonosari Tengah bagian tengah, maka orang yang ada di Wonosari Tengah di bagian laut dan di bagian darat akan datang atau Rombongan ke Wonosari Tengah bagian tengah, dan orang yang tinggal di Wonosari Tengah bagian tengah akan tidak ikut Rombongan pada hari itu karena mereka harus mempersiapkan berbagai macam masakan atau hidangan untuk jamuan Rombongan yang akan datang. Jika orang di Wonosari Tengah bagian tengah rumahnya akan di masuki Rombongan pada pagi hari atau sebelum waktu istirahat siang hari, maka orang Wonosari Tengah bagian tengah itu boleh mengikuti Rombongan lagi setelah selesai istirahat siang hari.

            Begitulah rombongan yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Wonosari Tengah. Meskipun Rombongan sudah ada sejak tahun 1970-an, namun hingga kini Rombongan itu masih tetap ada.